
Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung.
Vitaceae atau Vitidaceae adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Menurut sistem klasifikasi APG II suku ini termasuk ke dalam klad Rosidae, dikotil sejati inti atau core Eudikotil, dan dikotil sejati atau Eudikotil tetapi tidak dimasukkan ke dalam bangsa apa pun.
Daftar Manfaat Buah Anggur untuk Kesehatan

Selain kandungan fitonutrien, manfaat buah anggur tak lepas dari jasa polifenol yaitu senyawa pemberi warna cerah pada buah. Kandungan antioksidan polifenol dalam buah anggur ini memberi tubuh perlindungan dari penyakit dan membantu melawan radikal bebas.
Fitokimia atau kadang disebut fitonutrien, dalam arti luas adalah segala jenis zat kimia atau nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran dan buah-buahan.
Polifenol adalah kelompok zat kimia yang ditemukan pada tumbuhan. Zat ini memiliki tanda khas yakni memiliki banyak gugus fenol dalam molekulnya. Polifenol berperan dalam memberi warna pada suatu tumbuhan seperti warna daun saat musim gugur.
Sahabat sederhana Berikut adalah beberapa manfaat buah anggur yang berguna bagi tubuh, di antaranya:

Kesehatan jantung
Manfaat buah anggur yang bisa didapatkan tubuh adalah berkat kandungan polifenolnya. Polifenol dipercaya membantu mencegah penyakit kardiovaskular, melawan radikal bebas, diduga memiliki efek antiinflamasi dinding pembuluh darah sehingga mengurangi tekanan darah dan risiko terjadinya aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah arteri), antiplatelet (mencegah penumpukan platelet), dan menunjang fungsi endotel.
Selain polifenol, menurut penelitian yang dilakukan terhadap hewan, flavonoid dalam anggur juga mampu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh kolesterol jahat (LDL). Serat dan kalium dalam buah anggur juga mampu menjaga kesehatan jantung.
Inflamasi atau peradangan merupakan mekanisme tubuh dalam melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing, seperti virus, bakteri, dan jamur. Pada saat mekanisme alami ini berlangsung, sel-sel darah putih dan zat yang dihasilkannya sedang melakukan perlawanan dalam rangka membentuk perlindungan.
Keping darah, lempeng darah, trombosit (bahasa Inggris: platelet, thrombocyte) adalah sel anuclear nulliploid (tidak mempunyai nukleus pada DNA-nya) dengan bentuk tak beraturan dengan ukuran diameter 2-3 µm yang merupakan fragmentasi dari megakariosit.
Flavonoid adalah senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan. Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi, tetapi ada tiga kelompok yang umum dipelajari, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon.
Menjaga kadar kolesterol
Manfaat buah anggur dipercaya berkhasiat untuk menyeimbangkan kadar kolesterol berkat kandungan saponin. Zat ini bisa menangkap kelebihan kolesterol dalam tubuh sebelum diserap ke dalam darah. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh tetap seimbang.
Kolesterol adalah lemak yang berguna bagi tubuh. Namun bila kadarnya di dalam tubuh terlalu tinggi, kolesterol akan menumpuk di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah.
Tekanan darah tinggi
Anggur yang kaya akan flavonoid diduga dapat mengurangi tekanan darah tinggi. Khasiat buah anggur ini didapatkan berkat kandungan kaliumnya yang membantu menghilangkan efek natrium di dalam tubuh, sehingga tekanan darah tinggi bisa dikurangi.
Natrium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Na dan nomor atom 11. Ini adalah logam lunak, putih keperakan, dan sangat reaktif.
Kesehatan mata
Anggur mempunyai manfaat melindungi retina dari kerusakan dan penyakit. Selain itu, mengonsumsi ekstrak biji anggur juga diduga membantu mengurangi stres pada mata akibat melihat sinar yang terlalu terang. Meski begitu, manfaat anggur terkait kesehatan mata masih diperlukan penelitian lanjutan.
Stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan ini bisa berasal dari dalam diri, atau dari luar. Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya dibahas dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil.
Menurunkan risiko diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga porsi anggur, blueberry, kismis, apel, atau pir per minggu dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 7%. Anggur termasuk buah yang tinggi kandungan antioksidannya, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi penderita diabetes.
Diabetes adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. … Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung.
Kesehatan otak
Sahabat sederhana Revesratrol dalam anggur merah mampu memperlancar peredaran darah menuju otak. Darah dibutuhkan otak sebagai sumber oksigen dan zat gizi agar bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, sebuah penelitian lain mengungkapkan bahwa revestratrol bisa membantu memperkuat daya ingat manusia.
Resveratrol adalah salah satu senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan dan dimanfaatkan dalam bidang medis. Senyawa tersebut digolongkan sebagai senyawa fitoaleksin, yaitu senyawa yang dihasilkan tanaman sebagai respon terhadap masuknya patogen atau penyakit.
Mencegah perkembangan kanker
Anggur merah kaya akan kandungan resveratrol, yaitu sejenis antioksidan yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Kandungan ini juga baik untuk menghalau radiasi berbahaya seperti sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) dari sengatan matahari. Paparan radiasi tersebut berisiko menyebabkan kanker kulit.
Kanker kulit adalah jenis kanker yang tumbuh di jaringan kulit. … Karsinoma sel skuamosa, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel di bagian tengah dan terluar dari epidermis. Melanoma, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel penghasil pigmen kulit (melanosit). Anggur merah kaya akan kandungan resveratrol, yaitu sejenis antioksidan yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Kandungan ini juga baik untuk menghalau radiasi berbahaya seperti sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) dari sengatan matahari. Paparan radiasi tersebut berisiko menyebabkan kanker kulit.
Mencegah penyakit degenaratif
Manfaat buah anggur lain adalah membantu mencegah penyakit degeneratif, mengaktifkan gen panjang usia, dan membantu sel hidup lebih lama. Semua itu berkat kandungan resveratrol dalam anggur. Selain itu, anggur juga mengandung lemak tak jenuh ganda, seperti asam lemak esensial linolenat. Kandungan ini berfungsi untuk melindungi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan sensitivitas kulit.
Penyakit degeneratif mengacu pada kondisi kesehatan seseorang yang terjadi akibat memburuknya suatu jaringan atau organ seiring waktu. Penyakit ini dapat memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), tulang dan sendi, serta pembuluh darah atau jantung.
Nah, Sahabat sederhana menarik bukan ? Menikmati buahnya yang lezat sekaligus dapatkan segudang manfaatnya.