
Sahabat sederhana kalian sudah pada tahu, semerah yang satu ini memang sangat diperlukan dalam hidangan makanan, tidak dipungkiri si merah ini adalah bisa dibilang bahan dasar yang bisa membuat lauk kita menjadi lebih lezat. Kalian sudah pada tahu pastinya, Ya . . . Sahabat Sederhana dia adalah Cabai.
Cabai atau cabai merah notabennya adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan.
Capsicum adalah genus tumbuhan berbunga dari keluarga Solanaceae. Spesies tersebut berasal dari Amerika, dimana tumbuhan tersebut telah tumbuh disana sejak ribuan tahun.
Kali ini sahabat sederhana adamin akan mengulas Cara Sederhana Menanam Cabai Skala Kecil atau Rumahan. Begini uraiannya, simak sampai habis ya biar sahabat sederhana bisa tahu caranya tanpa ada step yang tertinggal.
1. Bibit cabe
Pertama-tama kita siapkan bibit. pilih bibit cabe yang berkualitas. sederhana dan mudah dalam memilih bibit cabe. Pilihlah bibit cabe yang masih segar (kayak es cendol dihidangkan disiang hari xixix … bercanda sahabat sederhana) . Kupas cabe mengunakan pisau baru lalu ambil bijinya. Setelah itu jemur di bawah sinar matahari sampai kering (pastikan kering benar). Tips kedua ini lebih mudah yaitu dengan membeli bibit cabe di toko. Tapi apabila sahabat sederhana hendak menanam cabe dalam skala kecil atau rumahan , lebih baik membuat bibitnya sendiri. Bibit cabe yang dijual di toko biasanya dalam sekala besar dan tentu saja mahal (lumayankan bisa menghemat pengeluaran) *irit
2. Menyemai cabe
Lakukan penyemaian bibit cabe. Gunakan polybag atau bisa juga pot sebagai media penyemaian. Masukkan tanah dan juga pupuk baca juga https://tulus.video.blog/2019/08/20/tips-jitu-cara-mudah-membuat-media-tanam-di-polybag-atau-pot/. Ratakan semua bahan campur jadi satu sesuai wadah media. Masukkan bibit cabe pada polybag dan siram setiap hari.
Berikut tips cara menyemai bibit cabe agar cepat tumbuh :
- Siapkan tempat penyemaian. Polybag misalnya.
- Masukkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1.
- Biarkan pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari selama 1 minggu.
- Rendam bibit dalam air hangat selama 3 jam.
- Lalu letakkan benih pada polybag. Tutupi benih dengan tanah kira-kira 1 cm saja kedalamannya.
- Tunggu hingga benih berkecambah.
- Kemudian mulai diperkenalkan dengan sinar matahari langsung.
3. Penanaman cabe
Setelah berumur 4 minggu, pindahkan benih cabe pada lahan yang telah disiapkan. Jangan lupa untuk menggemburkan tanah lahan dan memberikan pupuk. Jika Anda tetap menggunakan polybag, gunakanlah polybag dengan diameter minimal 30 cm. Bisa juga menggunakan ember bekas yang sudah dibersihkan. Info selengkapnya https://tulus.video.blog/2019/08/20/tips-jitu-cara-mudah-membuat-media-tanam-di-polybag-atau-pot/.
4. Pemupukan cabe
Disarankan mengunakan pupuk kompos. Selain lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia, umur tumbuh cabe juga lebih panjang dan gak gampang mati ( menurut pengalama admin sahabat sederhana )
5. Perawatan cabe
Menyiangi dengan rutin , menyiram supaya pertumbuhan cabe tanpa ada kendala.
Menyiangi
- mencabuti rumput, semak, dsb; menebangi dahan kayu di kebun dsb supaya bersih :
menyiangi sawah; menyiangi semak-semak - membersihkan (ikan dsb) sebelum dimasak
- mencabuti. menyingkirkan, menghilangkan gulma
6. Panen

Ketika cabe telah tumbuh sempurna. Anda bisa melakukan panen. Usahakan dalam menanam jangan memanen cabe dalam waktu pagi hari atau cabe dalam kondisi berembun, menurut pengalam admin lagi bisa menyebabkan daun cabe menjadi keriting. Satu lagi supaya cabe awat tumbuh jangan memanen cabe menunggu sampai merah keseluruhan, itu akan membuat cabai menjadi cepat menguning dan daunnya berguguran lebih cepat.
Sahabat Sederhana ternyata, menanam cabe pun bisa dilakukan secara mudah. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menanam cabe sendiri di rumah? Silahkan di coba semoga bermanfaat.