Hai Sahabat Sederhana, Saat hamil muda, banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan awal janin yang dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Menjaga kesehatan di kehamilan muda merupakan langkah penting untuk memastikan pembentukan dan perkembangan organ janin di dalam kandungan. Hal ini bertujuan agar bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan normal dan sehat dalam kandungan. Saat hamil muda, banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan awal janin yang dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Menjaga kesehatan di kehamilan muda merupakan langkah penting untuk memastikan pembentukan dan perkembangan organ janin di dalam kandungan. Namun, sebenarnya apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat ibu hamil muda?
Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menjaga kehamilan muda para sahabat sederhana, di antaranya:
- Dapatkan waktu tidur yang lebih banyak
Perubahan hormon yang terjadi saat hamil mungkin membuat Anda lebih sulit untuk mendapatkan tidur dalam jumlah cukup. Padahal, sebenarnya ibu hamil membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. Setidaknya, Anda harus mendapatkan tidur malam sebanyak 7-9 jam. Jika siang hari Anda merasa kantuk, sebaiknya tidurlah dan hentikan aktivitas Anda sejenak.
2. Menghindari rokok, minuman beralkohol, dan membatasi kafein
Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan keguguran, bayi terlahir prematur, dan plasenta bermasalah adalah rokok. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan rokok dengan kondisi bibir sumbing. Hindari juga minuman beralkohol karena dapat meningkatkan risiko berat bayi lahir rendah, gangguan tumbuh kembang, serta menjadi hiperaktif. Batasi asupan kafein untuk menghindari risiko keguguran dan masalah lain dalam menjaga kehamilan Anda.Selain itu, hindari kegiatan atau hobi yang membuat ibu hamil menggunakan zat kimia seperti cairan pembersih, pestisida, atau yang mengandung logam berat.
3. Jangan minum kopi terlalu banyak
Jika Anda penggemar kopi, Anda harus mengurangi jumlah gelas kopi yang Anda minum per harinya. Dalam jumlah kecil, kopi mungkin tidak akan membahayakan kesehatan janin dalam kandungan Anda. Namun, konsumsi kopi dalam jumlah besar per hari dapat meningkatkan risiko kesehatan bayi Anda. Ingat, apa yang Anda konsumsi nantinya juga akan mengalir ke dalam aliran darah bayi Anda melalui plasenta. Jadi, perhatikan apa saja yang Anda konsumsi saat hamil muda.
4. Penuhi kebutuhan zat gizi penting Anda
Saat hamil muda, terjadi banyak perkembangan dan pertumbuhan janin Anda. Untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda, Anda perlu memenuhi kebutuhan zat-zat gizi penting , seperti asam folat, kalsium, zat besi, seng, dan serat. Sebaiknya penuhi kebutuhan asam folat Anda sebesar 600 mikrogram, terutama selama trimester pertama. Asam folat sangat dibutuhkan dalam pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang janin.
Selain itu, penuhi juga kebutuhan kalsium Anda sebanyak 1200 mg. Ini penting untuk pembentukan tulang dan gigi anak. Penuhi juga kebutuhan zat besi Anda setidaknya sebanyak 30 mg per hari agar Anda terhindar dari anemia. Kebutuhan seng juga meningkat selama kehamilan, setidaknya 15 mg per hari. Dan tidak ketinggalan adalah serat. Serat dapat mencegah Anda dari sembelit yang biasanya terjadi saat hamil.
5. Mengatasi keluhan dan perubahan fisik
Berbagai perubahan fisik dalam kehamilan yang umumnya terjadi yaitu mual muntah (morning sickness), payudara terasa nyeri, sering buang air kecil, mudah lelah, pusing, sulit buang air besar, dan keinginan makan sesuatu di luar kebiasaan ataun gidam. Selain itu, ibu hamil juga ada yang sensitif terhadap bau tertentu, seperti parfum ataupun asap rokok.Untuk meringankan gejala morning sickness, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dengan lebih sering. Perbanyak minum air, selingi dengan minuman jahe.
Tidak hanya itu, beristirahat yang cukup juga membantu mengurangi rasa lemas saat hamil muda. Guna mencegah sembelit saat hamil muda, batasi makanan yang digoreng, makanan pedas, dan minuman soda. Sertakan pula makanan kaya serat dan lakukan aktivitas tubuh yang ringan.Hindari menahan buang air kecil, karena dapat memicu infeksi saluran kemih. Untuk membantu mengatasi pusing saat hamil muda, hindari berdiri terlalu lama dan jangan mengubah posisi tiba-tiba. Berbaring ke sebelah kiri akan membantu meringankan pusing
6. Melakukan pemeriksaan ke bidan atau dokter
Lakukan pemeriksaan pada bidan atau dokter kandungan secara teratur. Kunjungan pertama, umumnya seputar kesehatan ibu hamil dan menentukan usia kehamilan. Pemeriksaan awal pada kehamilan trimester pertama juga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan memeriksa kelainan kromosom pada janin.Pemeriksaan pada kehamilan trimester pertama yang normal yaitu setiap enam minggu. Jangan malu untuk mengajukan pertanyaan mengenai kehamilan atau rencana persalinan nanti pada bidan atau dokter kandungan Anda.
7. Jangan minum obat tanpa rekomendasi dari dokter
Usia kehamilan yang masih muda merupakan masa kehamilan yang masih rentan terhadap segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh ibu, termasuk obat. Pada saat ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda segala macam obat yang ingin Anda gunakan. Juga, perhatikan petunjuk penggunaan obat dengan baik sebelum Anda meminumnya. Obat-obatan biasanya akan aman setelah Anda melalui trimester pertama.
